Paduan Lengkap Sebelum Beli Rumah Perdanamu

Rumah adalah salah satu kebutuhan pokok bagi semua orang, Karena termasuk salah satu dari tiga pillar kebutuhan hidup yaitu: sandang, pangan, papan (pakaian, makanan, tempat tinggal). Dengan memiliki rumah sebuah keluarga bisa bertumbuh dengan hangat.

Untuk memiliki sebuah rumah, kini ada banyak sekali pilihan yang ditawarkan, mulai dari rumah bersubsidi hingga rumah super megah. Tentunya hal tersebut sesuai dengan kebutuhan, jumlah penghuni dan minat si pemiliki rumah.

Baca juga: Rumah atau apartemen, mana pilihanmu?

Jika anda, berencana membeli rumah, berikut kami merangkum beberapa panduan lengkap dari mulai perencanaan membeli hingga setelah membeli.

Menentukan waktu tepat dan budget untuk membeli rumah

Membeli rumah sangat penting ditentukan kapan dan berapa harganya. Berapapun uang yang anda miliki, akan lebih bijaksana jika anda mengalokasikan budget membeli rumah dengan baik. Jadi, jika anda di beri pertanyaan

“Kapan waktu terbaik untuk membeli rumah perdana?”

Biasanya orang akan menjawab saat kondisi ‘pasar’ sedang baik atau perekonomian tumbuh. Bagi seseorang yang sudah berkantong ‘tebal’ mungkin jawaban kedua tidak menjadi masalah, namun jawaban pertama bisa jadi merupakan apa yang sebagian besar dipikirkan orang. Terutama generasi milenial yang belum terlalu memikirkan pentingnya rumah sebagai tempat tinggal tetap.

Memiliki jawaban pertama maupun kedua memang tidak ada salahnya. Bisa saja anda membeli saat profit usaha sedang menanjak atau ada banyak diskon yang anda temui di sebuah pameran properti. Namun, merencanakan kapan dan berapa budget untuk membeli rumah sangat penting dipikirkan.

Untuk melakukannya, mula – mula bayangkan terlebih dahulu rumah seperti apa yang anda inginkan. Apakah rumah yang megah, sederhana, minimalis namun modern dan sebagianya? buatlah riset kecil tentang kisaran harga rumah yang diinginkan, jangan lupa bahwa properti selalu mengalami kenaikan, jadi pertimbangkan juga hal itu.

Setelah itu, buatlah kisaran berapa lama anda mencapai ‘angka’ dana untuk membeli rumah impian anda. Mulailah merencanakan keuangan khusus rumah jika perlu, misalnya menabung atau mengajukan KPR di bank.

Membeli sesuai jenis kebutuhan

Selain menentukan kapan dan berapa budget untuk membeli rumah impian, jangan lupa merencanakan pembelian rumah sesuai kebutuhan anda. Misalnya anda harus mempertimbangkan ingin memiliki rumah yang berlokasi di tengah perkotaan atau di desa? ingin memiliki rumah minimalis atau mewah? Berapa rencana jumlah anak yang ingin anda dan pasangan miliki dan sebagainya

Mencari referensi Rumah di Jual di Pameran Properti

Selain itu, carilah referensi rumah di berbagai pameran properti yang ada di kota anda. Anda bisa mencari referensi ketika anda akan mulai menentukan budget rumah atau saat tabungan untuk rumah sudah mulai terkumpul.

Baca juga: Fakta sertifikat tanah bagi korban gempa bumi yang perlu kamu tahu

Ada banyak keuntungan jika anda mau mendatangi pameran properti, anda bisa memiliki referensi lebih banyak, anda bisa membandingkan lokasi fasilitas yang diberikan dan harga dari rumah satu dengan rumah yang lain. Anda juga bisa bertanya langsung dengan agen properti yang ada. Jika anda berkesempatan bertanya dengan agen yang ada, tanyakan juga alamat lengkap dan berbagai informasi yang bisa anda dapatkan mengenai rumah tersebut dan kondisinya.

Tak hanya itu, mendatangi pameran properti, anda bisa menerima banyak diskon jika anda tertarik membeli rumah sesuai budget anda, mulai dari membayar DP terlebih dahulu hingga subsidi bunga KPR.

Menentukan Cara Pembayaran Terbaik

Ada banyak sekali cara yang ditawarkan untuk melakukan pembayaran terhadap rumah. Beberapa diantaranya adalah pembayaran dengan uang tunai keras, tunai bertahap hingga KPR. Pilihlah metode pembayaran yang paling sesuai dengan kemampuan anda. Jika anda telah memiliki jumlah dana yang cukup, anda bisa membeli dengan tunai keras atau tunai bertahap. Selain karena anda mampu, harga yang anda ambil juga lebih murah dibandingkan KPR.

Namun jika kondisi anda memungkinkan menyicil, ambillah KPR. Karena bagaimanapun, lebih baik menyicil sedikit demi sedikit lama lama menjadi bukit, bukan? Dan juga, KPR sendiri memiliki berbagai jenis, yaitu KPR Komersial atau KPR Syariah.

Trik Setelah Membeli Rumah, Agar Tidak Langsung Miskin

uang habis. scr: flickr

Mungkin terdengar kasar, ya. Membeli rumah memang membutuhkan dana yang sangat besar, untuk itulah kita sangat perlu mengatur sisi finansial kita agar tidak langsung merasa uang kita habis setelah melakukan pembayaran rumah. Berikut tiga hal yang wajib diperhatikan sesaat sebelum membeli rumah baik tunai maupun KPR.

  • Memilih DP besar = cicilan ringan

Dimanapun anda memilih rumah secara KPR terutama, akan ada satu rumus pasti, yaitu semakin besar down payment (DP) atau uang muka yang dibayarkan, maka semakin kecil jumlah angsuran yang dibayar perbulannya. Maka, jika anda merasa jumlah dana tabungan sudah cukup, ambillah rumah dengan sistem pembayaran DP yang besar sehingga cicilannya tidak terlalu memberatkan kedepannya.

  • Memiliki masa tenor yang panjang

Namun jika anda ternyata tidak memiliki cukup dana untuk membayar yang terlalu tinggi, jangan khawatir. Alternatifnya, pilihlah rumah dengan masa tenor yang panjang. Dengan memilih sistem pembayaran yang menyediakan masa tenor yang panjang, anda bisa memilih cicilan setiap bulan sesuai kemampuan anda.

  • Membeli furniture secara bertahap

Membeli rumah memang melegakan, ya. Namun ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan. Jangan terlalu bernafsu dalam membeli semua furniture sekaligus. Sebaliknya, belilah furniture secara bertahap. Semua dimulai dengan membeli furniture yang paling dibutuhkan seperti tempat tidur hingga nantinya anda bisa membeli furniture pelengkap.

Hal ini perlu dipertimbangkan karena anda tetap harus menghitung semua kebutuhan hidup dan cicilan yang perlu dibayarkan sehingga tidak terlalu memberatkan kondisi finansial anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *