Berminat Beli Rumah Bekas? Cermati dulu 3 Hal Ini!

Ada banyak alternatif dalam membeli rumah, baik membeli rumah baru lewat KPR, secara tunai maupun membeli rumah bekas. Jika anda berencana membeli rumah bekas tentu ada poin plus karena harga yang ditawarkan pemilik rumah pasti lebih terjangkau dari anda bebas dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Berikut kami bagikan beberapa hal yang perlu dicermati sebelum membeli rumah bekas.

  • Kelengkapan legalitas Rumah

Yang perlu diperhatikan pertama kali adalah kelengkapan dokumen yang menunjukkan legalitas rumah yang akan di beli. Tanyakan kelengkapan legalitasnya termasuk sertifikat resmi rumah atau SHM, sertifikat IMB, bukti pembayaran pajak PBB dan sebagainya. Tak hanya itu, pastikan anda meneliti nama pemilik rumah di KTP sama dengan yang tersebut di sertifikat. Dengan memperhatikan hal seperti ini, pembelian rumah akan aman karena anda memperhatikan hukum kepemilikan rumah secara legal.

Baca juga: Skema Pembelian Rumah Subsidi KPR

  • Mengetahui Usia rumah dan Kondisi Sekitarnya

Selain itu, jangan segan untuk menanyakan usia rumah dan kondisi sekelilingnya termasuk kondisi perumahan dan tanah sekitar rumah. Anda bisa memperhatikan akses jalan atau akses menuju berbagai tempat yang anda butuhkan seperti supermarket, taman kota hingga kantor anda. Pertimbangkan juga apakah akses tersebut mudah dilalui atau bisa dilewati mobil jika anda memiliki mobil.

Usia rumah juga perlu ditanyakan, karena mengetahui harga rumah bekas berpengaruh pada harga rumah. Umumnya rumah yang dibangun 10 hingga 20 tahun yang lalu masih masuk kategori rumah berusia sedang, sedangkan yang lebih dari 20 tahun dimasukkan dalam kategori rumah berusia tua.

Baca juga: Ini dia Perbedaan KPR Konvensional vs Syariah

Jika pemilik rumah mengatakan rumah pernah direnovasi, tanyakan kapan terakhir di renovasi. Anda juga dapat menanyakan kualitas bahan yang dipakai untuk membangun atau merenovasi rumah, tipe struktur bangunan hingga kualitas pengerjaan. Semakin tua usia bangunan, maka kualitas bangunannya semakin menurun, sehingga kemungkinan besar anda akan membutuhkan dana perbaikan atau renovasi beberapa tahun kedepan karena masalah ini.

  • Mengetahui Fondasi Rumah

Poin ketiga ini sebenarnya berhubungan dengan poin sebelumya, yaitu kualitas bangunan yaitu fondasi rumah. Salah satu cara mengecek fondasi rumah, anda bisa melihat sekeliling bangunan, mengelilingi ruangan dalam rumah hingga ruang bawah tanah jika ada. Perhatikan juga jika anda menemukan adanya retakan atau indikasi – indikasi lainnya yang berhubungan dengan kekuatan fondasi rumah yang akan anda beli.

  • Mengetahui Sistem Pelistrikan dan Segala hal yang berhubungan dengan air
Mengecek kondisi saluran air. Scr: Pixabay

Selain kondisi kekuatan fisik rumah, sistem pelistrikan dan segalanya yang berhubungan dengan air perlu anda tanyakan dengan detail ke pemilik rumah. Anda juga melakukan cek kerusakan saluran air termasuk jika ada noda indikasi atap yang bocor di langit – langit rumah, saluran air wastafel, hingga saluran di dapur dan kamar mandi. Anda juga bisa meminta ijin pemilik rumah untuk mengecek semua keran air hingga shower kamar mandi. Penting juga untuk menanyakan kepada pemilik rumah apakah rumah mereka terdapat sistem drainase air yang ada di dalam rumah maupun disekitarnya. Sistem drainase sangat penting untuk memperkirakan apakah rumah yang akan anda beli berpotensi mengalami kebanjiran saat musim hujan atau tidak.

Baca juga: Paduan Lengkap Sebelum Beli Rumah Perdanamu

Selain mengecek semua sistem yang berhubungan dengan saluran air, penting juga untuk memperhatikan apakah sistem aliran listrik di seluruh rumah berjalan dengan normal. Anda bisa melakukannya dengan mengecek semua kondisi lampu listrik yang menyala, kulkas yang mendapat aliran listrik dengan baik hingga memeriksa sekring listrik. Semua hal tersebut penting untuk mengecek apakah arus listrik bisa dimatikan dan dialirkan dengan baik.

  • Mempertimbangkan Ventilasi Rumah

Poin nomor 5 terlihat sederhana namun sangat penting dipertimbangkan. Ventilasi rumah perlu dicek karena nantinya berhubungan dengan keamanan serta kenyamanan anda dan keluarga. Jika anda menemui kerusakan jendela saat dibuka atau ditutup, anda bisa meminta pemilik rumah untuk memperbaiki dahulu.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *