Kriteria Rumah Impian Para Milenial

Saat ini membeli rumah nampaknya adalah salah satu masalah bagi para milenial. Hal ini telah didukung oleh banyak faktor termasuk tingginya biaya lifestyle sehingga sulit bagi mereka untuk membeli properti baik rumah maupun apartemen. Sebagai generasi native teknologi, para milenial memiliki beberapa pertimbangan untuk membeli tempat tinggal. Nah, sesuai dengan bahasan tersebut artikel kali ini akan membahas tentang kriteria rumah impian para milenial.

Sebelum masuk ke bahasan lebih lanjut, generasi milenial adalah generasi yang lahir dalam rentang waktu tahun 80an hingga 2000an. Selain itu mereka dikenal sebagai generasi paling unik dan native teknologi. Melihat sisi mereka ini, tak heran jika kebutuhan akan gaya hidup termasuk gadget dan kendaraan adalah hal primer bagi mereka. Namun sayangnya, menurut Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, generasi ini terancam kesulitan dalam membeli rumah di masa depan. Hal ini di dukung oleh fakta bahwa rata-rata gaji yang diterima oleh milenial paling tinggi hanya 10% pertahunnya, sedangkan kenaikan tanah di kota besar mencapai 20% hingga 50%. Belum lagi kebutuhan gaya hidup mereka yang cukup tinggi. Sehingga tak mengherankan jika generasi ini memiliki beberapa kriteria rumah masa depan yang membuat mereka nyaman dan terjangkau mulai dari sisi ekonomi hingga teknologi.

Untuk itu, berikut kami rangkum 5 kriteria rumah impian para milenial:

Furnitur fungsional

Generasi ini telah mengenal minimalism. Sehingga tidak mengherankan jika rumah masa depan mereka memiliki sedikit sedikit furniture namun multifungsi. Selain tidak memakan tempat, tentu inovasi furnitur ini sangat menarik bagi mereka.

Para milenial dikenal sebagai generasi yang gaya pemikirannya praktis dan ekonomis. Maka tak heran jika untuk pemilihan furniture pun mereka lebih memilih yang multifungsi. Selain lebih hemat, furniture fungsional atau multifungsi tidak akan memakan tempat dan menekan biaya.

Akses Internet dan Teknologi yang tinggi

Internet dan teknologi sudah termasuk hal primer bagi para milenial. Merekalah generasi yang palingaktif di dunia maya. Sehingga tidak heran jika rumah impian mereka nantinya memiliki akses internet dan dilengkapi dengan beberapa teknologi yang akan memudahkan kehidupan mereka. Tidak mengherankan jika, mereka dapat mematikan dan menghidupkan lampu hanya dengan menjentikkan jari.

Aksesibilitas yang tinggi

Karena generasi ini memiliki tingkat mobilitas paling tinggi setiap harinya, maka tempat tinggal mereka juga perlu memiliki aksesilitas yang tinggi juga. Tidak masalah sekalipun rumah mereka berlokasi di pinggiran kota asalkan akses mereka menuju transportasi umum maupun berbagai fasilitas umum lainnya yang mudah dijangkau.

Model minimalis

Jika di generasi sebelumnya menyukai rumah mewah dan megah, tidak dengan henerasi ini. Generasi milenial lebih menyukai rumah mungil nan minimalis dibandingkan rumah megah bagai istana. Selain tentunya berharga lebih murah, rumah minimalis lebih layak ditinggali dan nyaman bagi mereka.

Karena lebih menyukai hunian yang mungil, generasi ini akan lebih banyak memilih tinggal di apartemen studio. Bahkan, jika sudah berkeluarga, rumah minimalis yang hanya memiliki 1 hingga 2 ruang tidur pun menjadi pilihan yang sempurna untuk hunian mereka. Selain dapat dimiliki dengan harga yang lebih terjangkau, alasan kepraktisan dan tidak ribet saat menata dan bersih-bersih juga menjadi pertimbangan mereka.  

Harga relatif terjangkau

Sebagai generasi yang lahir dari tahun 1980an hingga 2000an, wajar generasi ini lebih cenderung ekonomis. Salah satu alasannya karena kebutuhan lifestyle yang cukup tinggi, fakta sehingga tak heran bahwa impian memiliki rumah cukup sulit bagi generasi ini. Melihat kondisi ini, mereka akan lebih memilih rumah minimalis dengan harga yang cukup terjangkau bagi mereka, yaitu berkisar antara 300 hingga 500 jutaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *