Skema Pembelian Rumah Subsidi KPR

Rumah adalah salah satu kebutuhan primer yang diperlukan untuk sebuah rumah tangga ataupun individu. Pembelian rumah tidak hanya bisa dilakukan secara cash atau tunai tapi juga bisa dibeli dengan cara cicilan atau lebih dikenal dengan KPR. Salah satu KPR rumah yang cukup menarik minat banyak masyarakat Indonesia adalah KPR rumah subsidi karena memungkinkan masyarakat memiliki rumah dengan harga yang lebih murah dan layak huni.

Nah, di artikel ini kami akan membahas mengenai skema pengajuan KPR rumah subsidi mulai dari booking hingga anda menerima kunci rumah. Yuk, simak.

Penuhi Syarat KPR

Sebelum mengajukan KPR ke bank, persiapkan semua berkas untuk mengajukan KPR. Pengumpulan berkas biasanya hingga 2 Minggu, waktu pengajuan berkas syarat harus anda penuhi sebelum 2 Minggu. Karena pihak bank akan tidak segan – segan mencoret pengajuan anda secara sepihak.

Baca juga: Tahapan Pengajuan KPR Agar Langsung di Setujui Bank

Wawancara Bank

Setelah mengajukan syarat KPR, pihak bank akan mengundang anda untuk melakukan wawancara 4 mata dengan salah satu pihak bank. Pertanyaan yang diberikan seputar pekerjaan dan data pribadi. Perlu diperhatikan bahwa jawaban yang anda berikan harus sesuai dengan informasi berkas yang telah anda kumpulkan

Hasil wawancara akan diberikan 1 Minggu setelah wawancara dilakukan. Pihak marketing bank akan memberitahu hasil pengajuan anda apakah pihak bank mensetujui atau menolak, sesuai kelengkapan berkas syarat KPR dan hasil wawancara. Jika pengajuan anda diterima, maka anda akan menerima SP3K (Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit)

Mensepakati Akad Kredit Rumah Subsidi

Meskipun telah diterima pengajuannya, langkah selanjutnya adalah tidak terburu – buru mengambil sistem bayar kredit sebelum adanya akad KPR. Karena nantinya ada BI checking ulang dan resikonya akad anda bisa dipending bank.

Baca juga: Ini Dia Perbedaan KPR Konvensional dan Syariah

Akad Kredit Rumah Subsidi bisa anda ambil ketika rumah subsidi anda setidaknya sudah 90% atau hampir jadi, karena itulah akad kredit rumah subsidi sedikit berbeda dengan KPR Komersil.  Ketika rumah anda sudah hampir jadi, anda akan diundang akad oleh marketing bank. Maka dari itu, sebaiknya siapkan dana yang anda sesuaikan dengan kisaran harga DP atau selalu pantau perkembangan pembangunan rumah, jadi anda tidak kaget ketika bangunan sudah hampir jadi dan anda belum mempersiapkan keuangannya.

Apa saja akad KPR ini?

  • Akad dengan Bank pemberi KPR
  • Akad dengan notaris

Segera Membayar DP

perumahan. src: Pixabay

Setelah anda mendapatkan SP3K, segera bayar DP sesuai dengan perjanjian awal dengan marketing bank. Sistem pembayaran DP-nya juga bervariasi, ada yang bisa dicicil atau bisa juga dibayar lunas dalam waktu tertentu yang telah disepakati.

Menerima Kunci Rumah

Jika rumah sudah jadi, akad kredit sudah ada kesepakatan dan anda siap membayar cicilan. Jika itu semua sudah dilakukan, anda bisa meminta kunci, PK (Perjanjian Kredit), buku tabungan, SPPT PBB dan jika ada anda mendapatkan garansi compliant, serta administratif lainnya.   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *